Film Sword Art Online: Ordinal Scale Dijadwalkan Rilis 2017
3 Oktober 2016 yang lalu, penerbit Kadokawa mengumumkan bahwa Film Sword Art Online: Ordinal Scale dijadwalkan akan tayang secara serentak di seluruh dunia pada tanggal 18 Februari 2017 mendatang.
Pengunguman One Punch Man season 2
Kabar gembira bagi para penggemar si botak, Saitama, pasalnya pada tanggal 25 September 2016 lalu melalui akun twitter @opm_anime mengungumkan bahwa...
Video Trailer Film Live Action Fullmetal Alchemist
Situs resmi Warner Bros Japan, telah merilis video trailer untuk Film Live Action Fullmetal Alchemist.
Kuroko no Basuke: Last Game
Penulis dan pencipta manga Kuroko no Basuke, Tadatoshi Fujimaki membuat sekuel dengan judul Kuroko no Basuke: Extra Game.
High School DxD Mendapatkan Season 4
Kabar bahagia bagi penggemar High School DxD pasalnya dalam sebuah acara Fantasia Bunko Daikanshasai yang berlangsung pada hari Sabtu, 22 Oktober 2016 yang lalu...
Showing posts with label Culture. Show all posts
Showing posts with label Culture. Show all posts
Wednesday, 8 April 2015
Parade Penis Jepang pada Annual Kanamara Matsuri
Selalu ada hal yang menarik dari Jepang. Kali ini hal yang menarik yaitu festival yang digelar. Festival ini berbeda pada umumnya, pasalnya acara ini bernama Kanamara Matsuri atau disebut Big Iron Penis Lord (Dewa Penis Besi Besar).
Dilansir dari crunchyroll (8/4/2015), Pada hari Minggu 5 April 2015 lalu, Kanayama Shrine menyelenggarakan Annual Kanamara Matsuri, festival tradisional Jepang asal Shinto ini yang menggabungkan phallic parade, dan dalam acara tersebut terdapat banyak "penis" bertebaran dimana-mana. Kini acara tersebut menjadi salah satu tujuan wisatawan.
Kanamara Festival berlangsung setiap tahun di Kanayama Shrine, Kawasaki City. Pada awalnya acara ini untuk berdoa kepada Dewa Blacksmithing (Dewa Pandai Besi) tapi sekarang berdoa kepada dewa agar mendapatkan kesuburan, kelahiran yang lancar, dan perlindungan dari penyakit menular seksual.
Pada acara tersebut, cuaca tidak sangat baik tidak seperti tahun lalu, tahun ini turun hujan namun hal itu tidak menghentikan orang-orang dari bersenang-senang mengikuti festival. Wisatawan dari berbagai negara ke festival tersebut untuk melihat penis raksasa dan meminum bir.
Tiga Mikoshi atau kuil portabel, yang dibawa di sekitar wilayah anatara lain Kanamara Boat Mikoshi (tinggi dan hitam), Elizabeth Mikoshi (besar dan merah muda), dan Kanamara Big Mikoshi (kekar dan kayu). Mereka mengelilingi jalanan selama beberapa jam dan diikuti oleh penonton yang hanya ingin melihat penis.
Thursday, 12 February 2015
Hachiko dan Pemiliknya Akhirnya Bertemu
Setelah 80 tahun lamanya, akhirnya Hachiko kembali bersatu dengan pemiliknya, sebuah patung diletakkan di University of Tokyo dimana pemilik Hachiko pernah belajar disana.
Cerita ini terkenal sampai seluruh dunia. Hachiko adalah anjing milik Hidesaburo Ueno, Hachiko selalu menunggu pemiliknya di stasiun kereta api setiap malam, bermaksud untuk berjalan bersamaan dengan pemiliknya pulang bersama-sama. Suatu hari, Ueno pingsan saat perkuliah dan tidak pernah kembali ke rumah. Konon selama sembilan tahun, Hachiko setiap malam kembali ke stasiun kereta api untuk menunggu pemiliknya, namun Hidesaburo Ueno tidak akan pernah kembali. Kisah yang menyentuh ini bahkan diadaptasi menjadi film: Seijirō Kōyama's 1987 Hachikō Monogatari, dan 2009, Hachi: A Dog's Tale yang dibintangi Richard Gere sebagai pemilik anjing.
Sampai hari ini, Hachiko berdiri menunggu di luar Stasiun Shibuya dalam bentuk patung, menunggu dengan setia pemiliknya kembali suatu hari nanti dan Hachiko juga dibuat dalam bentuk
taksidermi dan dipajang di National Museum of Nature and Science di Ueno.
Sekarang Hachiko memiliki patung baru, dengan bangga dipamerkan di University of Tokyo. Ini menunjukkan Hachiko dan Ueno telah bersatu kembali selama 80 tahun mereka terpisahkan dan 90 tahun dilewati bersama Ueno. Patung ini dipesan oleh Department of Agriculture, di mana Ueno adalah seorang sarjana di bidang teknik pertanian. [animenewsnetwork]
Thursday, 1 January 2015
Perayaan Tahun Baru ala Jepang.
Perayaan tahun baru di Jepang pada umumnya berbeda dengan tahun baru di Negara lain. Negara lain biasanya merayakan tahun baru hanya sehari yaitu pada tanggal 1 Januari. Beda halnya dengan di Jepang, Di Negara Sakura ini perayaan tahun baru berlangsung selama tiga hari. Tahun baru ini juga disebut dengan Shōgatsu.
Apa saja yang dilakukan warga Jepang dalam menyambut dan merayakan tahun baru? yap, ini dia 7 rangkaian yang dilakukan warga Jepang dalam menyambut dan merayakan tahun baru:
- Osouji atau Bersih-Bersih. Osouji berbeda dengan bersih-bersih yang dilakukan paa umumnya. Pembersihan dilakukan secara besar-besaran atau total. kegiatan Osouji biasanya melibatkan anggota keluarga namun ada juga keluarga yang menggunakanjasa pembersih rumah. Tujuan dari Osouji ini untuk membersihkan rumah dan warga Jepang percaya bahwa para Dewa akan datang ke tempat yang bersih dengan membawa berkah yang melimpah.
- Shimekazari atau Hiasan/Dekorasi. Setelah kegiatan Osouji selesai, maka dilanjutkan dengan pemasangan Shimekazari. Tujuan pemasangan Shimekazari untuk mendapatkan keberuntungan dan untuk mengusir arwah jahat yang ingin masuk ke dalam rumah.
- Nengajou atau Kartu Pos. Nengajou merupakan kartu ucapan selamat tahun baru yang dikirimkan kepada Teman, Sahabat, Rekan Kerja dll.
- Osechi atau Makanan Khusus. Makanan tahun baru biasanya dibuat dua atau tiga hari sebelum acara tahun baru. Pada umumnya hanya lauk yang ditata di dalam kotak kayu bersusun. Kotak kayu bersusun untuk masakan osechi dipercaya sebagai lambang keberuntungan.
- Toshikoshi Soba. Pada tanggal 31 Desember sampai malam pergantian tahun warga Jepang mempunyai tradisi memakan soba.
- Doa Pergantian Tahun. Saat pergantian tahun warga jepang memanjatkan doa di kuil.
- Otoshidama. Otoshidama merupakan pemberian uang kepada anak kecil saat tahun baru, uang tersebut dimasukkan ke dalam amplop bergambar.
Selamat Tahun Baru 2015, semoga lebih Istimewa dari tahun sebelumnya.
























